Kamis, 26 Oktober 2023

KEJAHATAN DUNIA MAYA YANG SERING TERJADI

 

penjahat online

dahulu, kita sering mendapatkan pesan baik maupun SMS ataupun whatsapp dari nomor tidak dikenal dengan isi pesan " ma, kiriman saya pulsa. saya sekarang ada dikantor polisi".

 pesan penipuan ini  biasa berkedok sebagai anak yang seolah membutuhkan bantuan kepada orang tuanya karena sedang hal-hal yang membahayakan, tentunya orang tua akan panik. itulah harapan penipu agar mau mengirimkan pulsanya dengan harapan anak tersebut bisa menghubungi dan menceritakan kejadiannya.

 ada juga kedok lain, salah satunya dengan  bersedianya memberikan pinjaman uang dengan mudah. pesan penipuan seperti ini hanyalah salah satu bentuk dari Cybercrime paling sederhana di Era Digital ini. Seiring dengan semakin majunya teknologi dan digitalisasi, kita juga menjadi semakin rentan akan kejahatan dunia maya. lalu bagaimana kita dapat melindungi diri dan keluarga dari Cybercrime ? Tentunya kita harus paham mengenal bentuk-bentuk Cybercrime yang paling umum terjadi di tengah-tengah masyarakat.

o,iya. apakah kamu mendengar istilah phising? Phising adalah usaha untuk meretas dengan cara memancing atau menggiring korban untuk membuka file dan mengklik tautan yang biasanya akan mengarahkan korban untuk melakukan login di situs palsu. Nah dengan teknik phising, pelaku  dapat dengan mudah mendapatkan identitas diri, password, kode PIN, dan bahkan kontrol atas web cam korban.


kasus phising yang menjadi perbincangan melibatkan John Podesta  ketua kampanye Hillary Clinton. Peretas yang berhasil mengakses dan membocorkan 60.000 email pribadi John,  dan menyebabkan skandal besar saat pemilu berlangsung dan berujung kepada kekalahan Hilary Clinton terhadap Donald Trump! jangan sampai ini terjadi pada politik di indonesia. bakal rame dunia persilatan. hehe

peretas dunia maya

maka dari itu, Jangan pernah membuka tautan atau file dari pihak yang tidak kamu percaya dan selalu pastikan kalau situs yang kamu kunjungi adalah sebuah situs resmi! apalagi itu adalah nomor baru dan tidak kamu kenal.

Selain phising, banyak juga pelaku menggunakan teknik lain yang menggiring kita membocorkan informasi yang sifatnya rahasia. oleh karena itu kita juga harus waspada ketika mengakses wi-fi gratis di tempat publik, karena jaringan internetlah yang memudahkan pelaku mendapatkan informasi kalian. Hanya dengan bantuan software dan perangkat khusus, dalam beberapa menit seorang peretas dapat memperoleh informasi pribadi puluhan pengguna wi-fi. Peretas dapat melihat apa yang pengunjung lain sedang lakukan, aplikasi apa saja yang mereka install, sejarah pencarian google, akun email dan password. Setelah mendapatkan akun email, peretas dapat mengambil alih hampir semua servis dan akun yang teregistrasi di email tersebut.

ada juga teknik dengan menakut-nakuti korbannya agar tergiring untuk melakukan sesuatu. misalnya dengan memberikan informasi bahwa handpone anda terkena serangan virus, dan menawarkan untuk instal antivirus milik pelaku, padahal antivirus yang ditawarkan tersebut adalah virus yang sesungguhnya, sehingga dengan mudah pelaku mengakses data kalian dengan leluasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar